KA Wisata: Padangpanjang – Sawahlunto

Padangpanjang, Padek–Meski baru jalan sekali sepekan, tapi penumpang kareta api wisata (KAW) Padangpanjang-Sawahlunto meningkat cukup tajam. Sayangnya, rute Minggu pagi dari Sawahlunto ke Padangpanjang belum terwujud. Ini disebabkan keterbatasan armada. Kepala Stasiun KA Padangpanjang,

Kaswar kepada Padang Ekspres, Kamis (28/5) menyebutkan, sejak beroperasi Februari 2009 lalu, rute perjalanan KAW Padangpanjang-Sawahlunto baru terwujud berangkat Minggu pagi dari Padangpanjang ke Sawahlunto, sorenya balik lagi ke Padangpanjang. Sementara rute berangkat pagi dari Sawahlunto ke Padangpanjang belum terujud. Ada beberapa faktor belum terujudnya keinginan tersebut. Pertama armada terbatas. Seperti lokonya hanya ada satu unit. Artinya, untuk merealisir giliran, praktis satu loko yang balik dari Sawahlunto ke Padangpanjang Minggu sore itulah yang mesti balik lagi ke Sawahlunto sebelum Minggu pagi depannya.

Kedua, jika KAW yang balik dari Sawahlunto ke Padangpanjang Minggu sore itu balik lagi ke Sawahlunto sebelum MInggu pagi depannya, besar kemungkinan KA itu berangkat sangat sepi penumpang. ”Makanya, untuk merealisir giliran keberangkatan KA Minggu pagi dari Sawahlunto ke Padangpanjang perlu dibicarakan lebih lanjut,” ungkap Kaswar.

Sample ImageWalau demikian, perkembangan KA ke jalur tersebut cukup menggembirakan. Terlebih sejak Mei ini. Seperti dua Minggu terakhir, jumlah penumpang dari Padangpanjang 200-an orang. Jumlah itu bertambah lagi di jalan seperti dari Solok.

Kereta api wisata (KAW) Padangpanjang-Sawahlunto ketika melintasi Danau Singkarak. Ke depan, PT KAI diharapan lebih mengoptimal rute Sawahlunto-Padangpanjang Minggu pagi.

Soal belum terealisirnya jadwal keberangkatan rute Minggu pagi dari Sawahlunto ke Padangpanjang, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Porbudpar) Kota Padangpanjang, Zulkarnain Haroen, mengaku belum bisa banyak komentar. Sebab, ketika ditanyakannya ke pihak terkait di tingkat Sumbar, jawaban diperoleh juga senada dengan Kepala Stasiun KA Padangpanjang.

Padahal, Pemko Padangpanjang sudah menyiapkan agenda penyambutan pengunjung. Penumpang KAW itu juga akan disambut dengan bus, dibawa ke Diniyah Puteri di Pasausang, masjid tua Asazi di Sigando, menyaksikan pertunjukan kesenian tradisi oleh Sanggar Agung di Gantiang, terakhir ke Mifan, sebelum balik lagi ke stasiun KA di Pasausang.(jen)

http://www.padangekspres.co.id/content/view/37070/1/

Satu Tanggapan

  1. aku bukan urang minang entah kenapa aku sangat rindu ranah minang ,,budayanyo………..,,bahasanyo…………..,,sunguah ambo merasa ingin lebih dekat kenalnyo………………….,,slam kenal bat saudara ku semua di ranah minang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: