Solok Selatan Destinasi Kayaking Kelas Dunia

Solok Selatan Destinasi Kayaking Kelas Dunia

Hiden Paradise for world class Kayaker

Hiden Paradise for world class Kayaker

Empat orang Kayaker Internasional yang tengah mengikuti kegiatan survei dan eksebisi kayak arus deras di Solok Selatan menyatakan, wilayah yang dikenal sebagai Negeri Seribu Rumah Gadang memiliki sungai-sungai dengan kualitas kelas dunia untuk menjadi destinasi wisata kayak arus deras (Whitewater Kayaking). Sehingga tak pelak sebutan buat Solok Selatan bertambah satu lagi menjadi Negeri Seribu Sungai.

Empat orang kayakers tersebut adalah Celliers Krueger, CEO Fluid Kayaks, produsen kayak nomor tiga terbesar di dunia. Direktur Gravity Adventure Andrew Kellet. Direktur Whitewater Training, Safety & Rescue Hugh du Preez. Fotografer dan Penulis portal berita kayak paling berpengaruh di dunia, sekaligus juga admin dari situs Playak.com, Adrian Tregoning. Keempatnya mengikuti kegiatan survey dan eksebisi yang terselenggara berkat kerja sama antara Dinas Kebudayaan Pariwisata Solok Selatan dan Komunitas Kayak Tirtaseta. Meskipun kegiatan survey belum berakhir dan baru berjalan dua pertiga dari yang dijadwalkan, para kayaker internasional sudah berani memastikan kelayakan dan kelas Solok Selatan sebagai destinasi wisata dunia.


Tidak meragukan lagi, Solok Selatan excellent sebagai destinasi whhitewater kayaking kelas dunia. Sungai-sungainya indah, menantang, view mempesona, hutannya masih lebat dan daya tarik budayanya luar biasa. Daya tarik dan keunikan Solok Selatan dapat menjadi nomor satu di dunia bila dikembangkan secara profesional,” kata Andrew Kellet, salah satu kayaker ekstrem terbaik asal Afrika Selatan yang biro perjalanannya Gravity Adventure menjual paket wisata kayak dan arung jeram ke pasar dunia.

Komentar senada juga dikemukakan oleh Direktur Whitewater Training Hugh du Preez. “Sungai-sungai di Solok Selatan memiliki gradien yang curam, pasokan air yang cukup karena didukung hutan lebat yang masih utuh. Praktis, kegiatan kayaking di wilayah ini memiliki efek mencandu,” kata Du Preez yang beberapa kali mengulang jalur penyusuran karena merasa sangat menikmati pengarungan di Solok Selatan. Hugh usul agar dibuatkan cerita singkat tentang Rumah Gadang, kenapa dan bagaimana, kenapa Raja di Solok Selatan ada empat sementara dimana-mana selalu hanya ada satu raja… Para eksekutif yang datang dengan biaya sendiri ini lebih suka memilih tinggal dan menginap dirumah penduduk. Dengan begitu membuat mereka lebih merasa dekat dengan budaya lokal untuk dipelajari. Apalagi Rumah Gadang ini sangat unik buat mereka. “Kalau kami tinggal di Hotel dan makannya dikasih Mac Donald, kami tidak perlu jauh-jauh datang ke Solok Selatan ini…”, tambah Hugh yang ternyata suka Goreng Balado Jengkol, Sate Padang dan Duren ini.
Hari ketujuh

Dari Solok Selatan, Ketua Komunitas Kayak Tirtaseta yang mengorganisasi kegiatan kayaking itu mengatakan, pada Senin (23/11,) Tim Tirtaseta bersama dengan tim kayaker internasional, telah memasuki hari ketujuh survey. “Hari ini kami bersama seluruh anggota tim akan mengarungi Sungai Batang Bangko. Ini kemungkinan akan menjadi trip terakhir sebelum acara photo sessions dilakukan pada 25 dan 26 November,” kata Toto.

Sebelumnya, Tim Tirtaseta bersama dengan empat kayaker internasional telah menyelesaikan

lima buah ‘first descent’ kayaking trip atau pengarungan sungai pertama kali dengan kayak ke beberapa jalur yang telah direncanakan, yakni Sungai Batang Liki bagian bawah (Lower Liki), Batang Liki Atas (Uper Liki), Sungai Empat Tangsi Atas (Uper Tangsi), Sungai Batang Sangir Atas (Uper Sangir), dan Sungai Batangsangir Bawah (Lower Sangir).

Pengarungan di Sungai Batang Bangko, menurut Toto, diperkirakan akan berlangsung satu hingga dua hari tergantung perkembangan di lapangan. Dalam pengarungan tersebut belum adapeta yang detail, mengingat survei tersebut merupakan program untuk mengeksplorasi dan merintis, serta mendata. “Jadi, ini murni kegiatan pionir. Kami dan para tamu internasional berterima kasih kepada Disbudparpora Solsel yang sudah menyiapkan sketsa awal yang sangat membantu di lapangan. Dengan peta awal tersebut semuanya menjadi lebih mudah untuk titik tolak,” kata Toto.
Terkait dengan kesan-kesan yang dialami selama trip, Toto mengatakan, “Semua kayaker internasional menyatakan kepuasan dan kekaguman mereka atas sungai-sungai di solok Selatan. Dan mereka tidak hanya menyatakan akan kembali ke Solok Selatan, tetapi memiliki rencana lebih besar untuk mengembangkan wilayah Negeri Seribu Rumah Gadang ini sebagai destinasi. Ini sungguh menggembirakan dan membangggakan,” kata Toto.
Tokoh pariwisata Sumbar kelahiran asli Solok Selatan, Nofrins Napilus mengatakan, pihaknya merasa bangga apa yang dirintisnya mulai memberikan gambaran cerah. Bermula dari memotret beberapa jeram, air terjun, dan sungai-sungai di Solok Selatan 5 tahun lalu bersama fotografer Guntur Primagotama, Nofrins kemudian memposting foto-foto hasil jepretannya itu pada situs fotografi pariwisata West-Sumatra.com yang ia miliki. Dari sanalah semuanya berawal. Tidak hanya itu, Nofrins yang punya latar belakang geologi ini dengan yakin sejak beberapa tahun lalu, sudah duluan mencantumkan simbol arung jeram di peta pariwisata Sumbar untuk titik di daerah Solok Selatan.
Beberapa tahun setelah itu, Ketua Komunitas Kayak Tirtaseta, Toto Triwindarto melihat foto-foto hasil jepretan Nofrins dan Guntur di West-Sumatra.com dan terjadilah komunikasi intensif. Nofrins lantas mengenalkan Toto Triwindarto kepada Kadisbudparpora Kab Solok Selatan, DR Yul Amri. “Kebetulan sekali, Pemda Sol-Sel katanya juga sudah ada niat untuk kesitu tapi belum menemukan partner yang cocok untuk pengembangannya. Kini, rencana sudah berkembang cukup jauh. Anggaran penunjang fasilitas olah raga ini sudah disetujui DPRD dan masuk ke Anggaran 2010,” kata Nofrins yang selama ini dikenal sebagai pionir dan figur yang tidak kenal lelah dalam mempromosikan pariwisata Sumbar, tidak hanya ke level nasional tetapi juga internasional. “Mungkin pertanyaan menarik untuk kita pertimbangkan, mengapa bule-bule dedengkot kayak dunia asal Afrika Selatan tersebut mau terbang jauh sampai ke pedalaman Solok Selatan..? Selama ini mereka belum pernah tertarik masuk ke Asia Tenggara. Padahal sudah banyak lokasi-lokasi di Indonesia yang sudah cukup dikenal untuk olah raga arus deras ini. Apakah dengan begitu mudahnya mereka lalu menyatakan bahwa sungai-sungai di Solok Selatan termasuk World Class Rivers for Kayaking..?”.
Sedangkan Kepala Disbudparpora, DR. Yul Amri menyatakan gembira melihat perkembangan terakhir yang dicapai oleh hasil survei tersebut. “Memang survei masih berjalan dan nanti hasil akhirnya akan dilaporkan secara resmi dan tertulis oleh tim survei, yakni Komunitas Kayak Tirtaseta. Tapi melihat komentar dari tamu kayaker internasional kami optimistis bahwa Solok Selatan ke depan akan menjadi destinasi wisata khusus kelas dunia,” kata Yul Amri.

Dan melihat perkembangan awal yang sangat menarik ini, Yul Amri atas nama Pemda Kabupaten Solok Selatan telah menyiapkan sebuah event internasional pada November 2010 nanti, yakni INTERNATIONAL KAYAKING FIESTA. “Event kayaking ini akan digabungkan dengan berbagai atraksi budaya lokal. Kami mengharapkan dukungan berbagai pihak demi terselenggaaranya kegiatan tersebut secara sukses. termasuk dukungan dari kawan-kawan media,” kata Yul Amri.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Solok Selatan, Drs. Nurfirmansyah, Apt., MM., setelah mendengarkan laporan tim survey dan eksibisi, dalam jumpa kayakers yang berlangsung hangat dalam dwi-bahasa Jumat 20 Nov 2009 lalu, menyampaikan dukungan dan harapannya: “Semoga ke depan Solok Selatan masuk ke dalam peta wisata kayak dunia…”.

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:

DR. Yul Amri : 0819 754 7720 – y_amri@yahoo.com

Toto Triwindarto : 0813 7449 2464 – tirtaseta@yahoo.com

Nofrins Napilus : 0811 91 8008 – info@west-sumatra.com

Darul Makmur: +6221 99979477 – darul.tda@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: